jump to navigation

SMS Promo Xplor Mengecewakan Oktober 4, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
add a comment

Awal bulan September 2008 saya berlangganan sms promo xplor. Paket yang saya ambil adalah membayar 5000 rupiah untuk waktu 5 hari dan mendapatkan 128 sms (di iklan saya lihat 100 sms). Saya berharap dengan menggunakan sms promo maka saya akan bisa menghemat pengeluaran untuk sms, terutama ketika mengucapkan selamat Idul Fitri 1429 H.

Untuk mengikuti program sms promo, caranya dengan mengetik sms promo dan dikirim ke 878. Ternyata, di malam takbiran dan 1 syawal limit Xplor saya berkurang seolah-olah saya mengirim sms biasa. Kemudian saya lapor ke customer service di 817. Petugas malah meminta saya berhenti langganan dengan mengetik stop dan dikirim ke 878, bukan memberikan penjelasan kenapa credit limit pulsa saya terus berkurang.

Akhirnya saya coba kirim sms dengan mentetik stop dan dikirim ke 878. Jawaban dari XL, meminta maaf karena layanan belum bisa aktif. Betapa kecewanya saya dengan tindakan semacam ini, tidak profesional dan terlihat seperti menjebak.

Ke depan, saya tidak akan memakai layanan sms promo karena terlihat jaringan yang tersedia tidak siap, dan lebih terkesan mau kejar untung.

Pengalaman dengan Shar E September 22, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
2 comments

Saya adalah pemegang kartu Shar E yang dikeluarkan oleh Bank Muamalat. Salah satu alasan kenapa saya memilih Shar E selain menggunakan prinsip syariah adalah karena di kantor saya ada kantor pos sehingga bisa melakukan setoran dengan mudah. Disamping itu tidak perlu antri lama.

Namun ada kekurangan dari Shar E, yaitu untuk menarik uang harus ke ATM bank lain seperti BCA atau bank yang tergabung dalam ATM Bersama. Akibat dari hal ini, saya beberapa kali kesulitan menarik uang karena ketika ditarik uang tidak bisa keluar. Padahal saya sangat butuh.

Pengalaman terakhir, ketika awal bulan ini saya mau menarik uang. Waktu itu malam hari dan saya sangat butuh sekali karena tidak ada uang yang saya pegang yang jumlahnya signifikan. Saya ke ATM Mandiri, tidak bisa ditarik, ke Danamon juga tidak bisa, ke BCA juga tidak bisa. Bayangkan seandainya uang itu dibutuhkan untuk keperluan berobat yang mendesak.

Untuk itu, melalui tulisan ini saya ingin mengusulkan kepada Bank Muamalat agar menambah jaringan ATM milik sendiri.

Pengalaman dari Padang September 11, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
add a comment

Seperti biasa, bulan ini saya menerima tagihan kartu kredit dari sebuah bank. Isinya, selain tagihan juga ada informasi belanja. Di antaranya tentang makanan dan minuman. Salah satu tempat yang sedang diskon adalah rumah makan L di Padang dan tempat beli oleh-oleh S di Padang.  Ketika bulan mei 2008 lalu saya datang ke rumah makan L setelah selesai makan saya ingin membayar dengan kartu kredit. Petugas kasir menyatakan bahwa dia tidak bisa mengoperasikan mesin pembayaran kartu kredit. Kemudian dia memanggil temannya. Temannya bilang lain lagi, mesinnya sedang rusak. Kemudian datang lagi temannya, dia bilang yang bisa mengoperasikan mesin pembayaran kartu kredit cuma satu orang, seorang bapak yang sudah pergi. Saya memang melihat bapak tersebut ketika saya baru datang.

Tentu saja saya kecewa dengan pelayanan seperti ini. Semoga saja cuma saya saja yang mengalami. Sebab, kalau ternyata setelah melihat informasi dari sebuah bank penerbit kartu kredit banyak orang ke sana dan mengalami perlakuan seperti saya maka kredibilitas bank penerbit kartu kredit tersebut bisa diragukan sekaligus rumah makan yang bekerja sama dengan bank penerbit kartu kredit tersebut bisa berkurang pengunjungnya.

Sebuah kondisi di Padang yang tidak umum berlaku adalah penjual adalah raja. Jadi, kalau dia dikritik karena pelayanannya kepada konsumen kurang bagus, dia belum tentu merubah perilakunya melayani konsumen.

Saya telah mengirim email komplain, namun belum ada balasannya hingga kini.

Cara Baru Tagihan Aetra (PAM) Agustus 27, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
add a comment

Aetra membuat gebrakan baru tagihan air minum. Petugas yang datang ke rumah, mencatat jumlah pemakaian kemudian langsung bisa diprint besarnya tagihan. Cuma ada kekurangan yang mesti diperbaiki yang tidak terdapat dalam tagihan gaya baru tersebut. Hal itu adalah tidak dicantumkannya berapa harga air minum per meter kubik dengan tingkatannya. Saya curiga hal ini sebagai akibat dari kebijakan TPJ menaikkan harga dengan cara mengukur kembali luas rumah pelanggan. Padahal luas rumah pelanggan tidak bisa dikaitkan langsung dengan level pelanggan karena rumah-rumah yang ada sekarang umumnya hasil dari jerihpayah 10 atau 20 tahun lalu. Jika kemudian ini disamakan, maka sesungguhnya ke depan masyarakat Jakarta akan menghadapi biaya hidup yang semakin mahal dengan latar belakang kenaikan harga yang tidak jelas.

Pengalaman dengan Damri Bandara Agustus 20, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
add a comment

Bulan Mei 2008 lalu saya baru saja balik dari luar kota bersama keluarga. Saya tiba di Bandara Soekarno Hatta malam hari. Saya memutuskan naik Damri tujuan Rawamangun. Cukup lama juga menunggu Damri jurusan ini. AKhirnya saya dapat. Saya turun sebelum  Plaza Arion. Kemudian meneruskan perjalanan ke rumah dengan taksi. Setelah sampai di rumah, ternyata tas anak saya ketinggalan di Damri. Saya baru ingat tas tersebut saya taruh di bagasi atas kursi. Karena membawa barang cukup banyak, ingatan saya dan istri terlupakan dengan tas anak saya di atas. Kemudian saya menelpon Damri Rawamangun. Saya diarahkan ke pool bus, menurut petugas bus yang dimaksud belum datang. Saya telpon keesokan harinya, jawabannya belum memuaskan. Besoknya saya telepon lagi, jawabannya semakin tidak karuan.

Saya menjadi kecewa dengan layanan Damri seperti ini. Padahal tas itu tidak begitu berharga dan tidak terdapat barang berharga, tetapi berharga bagi anak saya karena itu adalah tas yang dia dapat pertama kali. Ketika saya naik Damri untuk keluar kota, ada pengumuman kenaikan tarif Damri dari 15.000 rupiah menjadi 20.000 rupiah. Yang saya ingat, salah satu alasannya adalah untuk meningkatkan pelayanan. Namun, hanya untuk hal kecil (tas tertinggal) saja Damri masih tidak bisa melayani penumpangnya. Di satu sisi, pelayanan terhadap penumpang di bus memang cukup baik, dan bus Damri juga sudah mulai diremajakan. Namun sisi gelapnya, Damri belum bisa melayani orang yang tertinggal tas.

Tarif SMS Kartu Halo Mahal Agustus 18, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
add a comment

Saya adalah pelanggan kartu Halo. Dulu mulai dengan Halo Corporate, ikut paket free sms. Kemudian pindah ke bebas bicara. Sebelum ada tarif baru, tarif sms Halo adalah 250 rupiah, sementara Simpati 350 rupiah. Setelah tarif baru, tarif Halo 125 rupiah ke sesama telkomsel, sedangkan untuk simpati 100 rupiah. Seharusnya tarif sms Halo lebih murah dari tarif sms Simpati, jika pihak Telkomsel konsisten dengan kebijakan tarif sebelumnya. Tapi sepertinya Telkomsel sudah tidak memperhatikan pelanggan Halo sehingga tarif sms yang semestinya lebih murah dibanding Simpati dijadikan lebih mahal. Menurut saya ini adalah kebijakan arogan, tidak memperhatikan unsur keadilan.

Saya sedang mempertimbangkan menggunakan produk lain untuk mengirim sms. Saya masih memegang nomor Halo karena sudah banyak yang tau nomor saya sehingga saya putuskan untuk lebih pasif (hanya untuk menerima telpon dan sms). Esia adalah salah produk yang saya pakai untuk mengirim sms (dengan catatan paling banyak 100 karakter). Yang saya laukan ini memang tidak berpengaruh kepada keuntungan Telkomsel, akan tetapi bagi saya pribadi lebih menguntungkan dan untuk menunjukkan perlawanan pada arogansi yang merugikan.

Hello world! Juli 8, 2008

Posted by erwinfs in Uncategorized.
1 comment so far

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!