Pengalaman Buruk Beli Printer di Indocomtech November 15, 2008
Posted by erwinfs in Layanan Publik.trackback
Jumat 14 Nopember 2008 saya datang jam 10 ke Indocomtech di JHCC. Setelah berputar-putar melihat banyak stand, saya membeli printer HP D2566 yang sedang ada promosi. Di pengumumannya, setiap membeli printer HP D2566 akan mendapat kaos gratis dan voucher Carrefour senilai 100.000 rupiah. Sebelum membeli saya tanya apakah hadiahnya bisa diambil ketika membeli printer. Petugas menjawab, untuk kaos ada, tetapi untuk voucher nunggu dulu karena baru ada jam 12.00. Saya tidak mungkin menunggu karena ada kerjaan di kantor dan ada sholat Jumat. Lalu saya tanya apakah voucher bisa diambil Sabtu atau selama pameran, dijawab petugas bisa.
Akhirnya saya putuskan untuk membeli dan sebelum membayar saya tanya lagi apakah printernya ada, ternyata petugas menjawab belum ada dan saya diminta membayar dulu. Saya tidak mau, karena tidak pasti kapan datangnya. Tak lama kemudian barang datang, akhirnya saya bayar. Tanda lunas bayar ada catatan voucher belum diserahkan.
Sabtu, 15 Nopember 2008, pulang kuliah saya ke Indocomtech. Kali ini antri. Ketika saya baru datang, saya tanya ke petugas bagaimana mekanisme mengambil voucher, dijawab antri. Lalu saya antri, panjang dan cukup lama. Ketika menjelang beberapa orang lagi untuk dapat giliran saya, tiba-tiba ada pengumuman dari salah seorang petugas bahwa voucher 100.000 rupiah sudah habis karena diperuntukkan untuk 200 pembeli pertama.
Saya heran dengan petugas, apa tidak lihat bahwa saya ataupun orang lain sudah antri lama. Enak saja dia ngomong sembarangan. Kenapa dia tidak kasih tahu di awal, kenapa dia kasih tahu setelah semakin banyak orang antri. Selama saya antri, saya bertanya dengan beberapa petugas dan jawab mereka saya diminta antri. Ini artinya voucher tersebut masih ada. Saya ingat sekali, di pengumuman yang terpampang tentang promo D2566 tidak ada ditulis “syarat dan ketentuan berlaku” ataupun “hanya untuk 200 pembeli pertama”. Ini jelas penipuan. Apalagi saya yang sudah membeli hari sebelumnya. Konsumen jelas dibohongi dengan promo gratis voucher 100.000. Saya curiga ini permainan petugas front desk saja. Karena perusahaan printer sebesar HP tidak mungkin menipu konsumennya supaya membeli printer D2566 dan kemudian ketika antri untuk mengambil hadiah dan voucher dibohongi dengan mengucap voucher sudah habis.
Tapi kalau memang ini strategi penjualan printer HP di pameran Indocomtech, protes atau kritikan saya ini tidak ada artinya dengan jutaan konsumen printer HP.
Akhirnya ketika giliran saya, hanya diganti dengan kaos. Dua orang yang antri sebelum saya juga hanya dapat kaos. Setelah saya di rumah, saya buka bungkusan kaos, ternyata ukurannya M, kecil sekali. Terlihat sekali petugas sembarang memberi, tidak melihat dulu ukuran yang tepat.
Last but not least, menjelang giliran saya di sudut lain sedang hadir mengisi acara yaitu Christian Sugiono (mudah2an tidak salah tulis) yang disebut pembawa acara sebagai duta HP. Dalam pikiran saya, HP lebih memilih untuk membayar Christian dibanding menepati janji kepada konsumen sesuai dengan promo yang tertulis. Sungguh ironis………
Komentar»
No comments yet — be the first.