jump to navigation

Modem Telkomsel Flash Tidak Dikenal di Netbook Januari 20, 2012

Posted by erwinfs in Fakta & Peristiwa.
add a comment

Sejak akhir desember 2011 sampai pertengahan januari 2012 ini, modem Telkomsel Flash saya selalu dinyatakan tidak dikenali oleh netbook yang saya pakai. Padahal biasanya selalu terdeteksi. Dan puncaknya ketika saya ganti modem Aha. Semakin tidak bisa terkoneksi.

Apakah karena sama-sama produk huawei ya? Modem Telkomsel Flash saya ini adalah modem yang pertama kali muncul ketika Telkomsel Flash pertama kali muncul. Mungkin karena sudah umurnya ya? Saya lupa, modem saya ini dibelinya kapan. Yang saya ingat tahun 2007. Tapi entah betul atau tidak. Jangan-jangan nanti saya dibilang ngarang.

Beruntung, ternyata ketika dicolok di Laptop saya, ternyata masih dikenali sebagai modem dan bisa jalan. Namun ternyata lama-lama laptop tersebut memberikan penolakan terhadap modem Telkomsel Flash saya ini. Dugaan saya, mungkin umur modem ini yang sudah termasuk lama :)

Liberalnya Twitter Juli 2, 2011

Posted by erwinfs in Fakta & Peristiwa.
add a comment

Twitter menjadi salah satu media yang paling liberal. Jika Anda menset akun Twitter Anda agar bisa dibaca umum, maka berhati-hatilah untuk menerima serangan mendadak dari orang yang bukan Anda kenal. Atau twit Anda tiba-tiba diritwit oleh akun lain.

Beberapa waktu lalu saya mengalami hal seperti itu. Suatu malam saya meritwit dan memberikan komentar tentang pelaku pemerkosaan. Tiba-tiba entah datang darimana muncul pahlawan Islam kesiangan. Orang ini bukan follower saya dan usianya masih muda sekali. Padahal, follower saya yang sudah mengerti gaya bahasa saya tidak ada mengeritik isi twit saya. Hanya orang bodoh ini saja yang meritwit dan menuduh saya tukang fitnah.

Orang ini seorang developer aplikasi yang dikenal suka sedekah aplikasi. Tapi entah bisikan syaitan darimana tiba-tiba menyerang saya. Anehnya, avatar dia pun tidak jelas mukanya. Seorang temannya juga menuduh saya dajal, dan avatar dia pun tidak memperlihatkan muka dia, hanya foto anak kecil. Mungkin dia merasa masih anak kecil. Kalau memang muslim dan laki-laki, harusnya perlihatkan wajah di avatar. Kalau tidak itu bisa dibilang pengecut.

Si developer ini saya cek twitternya suka memposting berita jihad. Saya melihat, orang yang suka dengan berita jihad itu cenderung tempramental walaupun tidak semua. Buktinya si developer ini. Hanya melihat satu buah twit langsung main serang. Padahal Twitter itu microblogging. Satu twit masih ada kaitannya dengan twit lain. Apalagi bukan follower.

Jadi, jika Anda bukan follower atau mengenal sebuah akun, cernalah dulu isi twit orang dan cek dulu timeline-nya. Jika Anda hanya berpegangan pada satu twit yang hanya berjumlah 140 karakter, lalu menyerang akun orang dengan emosional, itu artinya Anda akan menunjukkan bodohnya diri Anda.

Twitter memang 140 karakter, tapi jika malas mencek timeline maupun situs/blog pemilik akun Twitter, maka Anda bisa disimpulkan sebagai orang malas yang bodoh.

Dan jangan sampai, Anda dicap pahlawan Islam kesiangan hanya karena malas membaca.

Kartu Shar’e Tertelan di ATM Mandiri Rawajati Kalibata September 13, 2009

Posted by erwinfs in Fakta & Peristiwa.
add a comment

Jumat sore, 11 September 2009 saya menarik uang di ATM Mandiri Rawajati Kalibata dengan menggunakan kartu Shar’e yang dikeluarkan oleh Bank Muamalat Indonesia. Ketika pertama kali menarik, uangnya tidak keluar dan di layar ATM muncul pernyataan bahwa transaksi tidak dapat diproses. Tapi struknya saya terima berisi pernyataan bahwa dana saya telah terdebit. Berhubung saya pernah mengalami hal ini maka saya tidak begitu panik. Akhirnya saya ke ATM disebelahnya dimana seorang lelaki masih melakukan transaksi sehingga saya harus antri menunggu.

Ketika menunggu, saya baca di dekat layar ATM bahwa kartu akan tertelan dalam tempo yang cukup cepat bila tidak diambil. Saya sudah merasa kurang nyaman karena saya sangat jarang bertransaksi di ATM Mandiri Rawajati sehingga saya belum familiar dan terbiasa dengan mesin ATM. Akhirnya tiba giliran saya melakukan transaksi di ATM. Saya berencana mengambil dua kali. Baru selesai transaksi pertama dan sementara menunggu uang, kartu keluar muncul sedikit dari lubang, tapi saya memutuskan harus ambil uang yang keluar dari ATM. Setelah uang saya ambil, ternyata kartu langsung tertelan. Kemudian saya melapor ke petugas bank Mandiri. Waktu itu memang sudah tutup tapi masih ada petugas. Sayang sekali petugas tidak bersedia untuk mengambilkan kartu saya yang tertelan.

Akhirnya saya menenangkan diri sejenak di sebuah tempat yang tidak jauh dari plaza Kalibata. Kemudian saya menelpon Salam Muamalat. Petugas (lelaki)  menyarankan agar kartu diblokir. Saya setuju dengan terlebih dahulu bertanya apakah masih bisa melakukan transaksi phonebanking jika kartu diblokir. Petugas menjawab masih bisa. Tentu saja saya senang karena berharap bisa memindahkan dana saya ke rekening BMI lain yang sudah saya siapkan.

Malamnya saya coba phonebanking Muamalat, mesin selalu menjawab data yang saya masukkan salah. Akhirnya saya telpon Salam Muamalat lagi. Ternyata menurut petugas (wanita), jika kartu diblokir maka phonebanking tidak bisa digunakan. Saya juga menerima penjelasan bahwa jika punya buku rekening masih bisa menarik dana. Padahal setahu saya kalau Shar’e tidak ada buku rekening. Mungkin ini produk baru. Cuma sayang sekali ketika saya mencoba bertanya tentang hal ini nampaknya petugas kurang berkenan. Ini bisa dilihat dari intonasi yang dia ucapkan.

Saya jadi kecewa dua kali dengan palayanan Salam Muamalat. Yang pertama memberikan informasi yang keliru, dan yang kedua tidak memberikan layanan yang baik kepada nasabah yang sedang ditimpa musibah. Saya berharap agar manajemen BMI melakukan perbaikan terhadap kualitas pegawai Salam Muamalat agar nasabah bisa mendapatkan kenyamanan ketika berkomunikasi, apalagi jika nasabah tersebut ada masalah yang kurang bagus.

Setelah menutup telpon, maka saya memutuskan untuk melapor ke Polisi agar bisa diproses di kantor BMI. Mudah-mudahan pas hari raya saya sudah bisa menggunakan dana saya tersebut.

Terakhir, saya juga kecewa dengan ATM Mandiri Rawajati. Selama ini saya transaksi di ATM Mandiri tidak pernah mengalami hal demikian. Saya tidak tahu apakah seluruh ATM Mandiri sudah memiliki standar yang sama mengenai mekanisme penelanan kartu. Sebagai bagian dari ATM Bersama seharusnya Bank Mandiri dan Bank lainnya harus memberi toleransi waktu kepada nasabah yang tidak familiar dengan seluruh mesin ATM Bersama yang memiliki karakteristik berbeda-beda.

Wallahua’lam….

Pengalaman dari Plaza Buaran Januari 26, 2009

Posted by erwinfs in Fakta & Peristiwa.
add a comment

Ahad kemarin saya dan keluarga pergi ke Plaza Buaran untuk sebuah keperluan membeli hadiah ulang tahun untuk teman anak saya. Setelah selesai urusannya, maka saya mencoba berkeliling mencari tempat makan.

Saya bermaksud membayar dengan kartu kredit, dan untuk itu saya mesti tanya dahulu apakah sebuah tempat yang saya datangi melayani pembayaran dengan kartu kredit. Beberapa tempat sudah saya tanya dan dijawab dengan baik bahwa mereka tidak menerima pembayaran dengan akrtu kredit. Pilihan saya dan istri jatuh ke sebuah tempat makan yang namanya ada kemiripan dengan nama bahan bakar. Ketika saya mendatangi pintu depannya, saya tanya ke petugas yang sedang berada di pintu depan apakah melayani pembayaran dengan kartu kredit. Petugas menjawab menerima pembayaran dengan kartu debit sebuah bank. Namun, karena saya ingin memastikan saya tanya lagi karena saya khawatir petugas memiliki informasi yang kurang lengkap.

Ternyata dia hanya melengos dan mencoba berbicara dengan petugas yang sedang membersihkan lantai dekat pintu masuk. Saya sangat prihatin dengan mentalitas pegawai di rumah makan itu. Sebenarnya dia bisa memastikan dulu ke atasannya atau bertanya ke kasir. Namun karena dia bersikap seperti itu, maka cara pegawai itu memasarkan rumah makannya telah gagal.

Dan semenjak itu, saya tidak lagi berniat makan di situ. Saya akhirnya memilih makan di tempat menjual steak. Ketika saya datang dan saya tanya, pelayanannya bagus dan memuaskan saya dan keluarga.

Pelayanan kepada calong pelanggan dengan menjawab pertanyaan mereka adalah sebuah usaha pemasaran. Jika di tahap ini saja penjual sudah bersikap kurang baik kepada calon pelanggan maka jangan diharap usaha mereka akan berjalan lebih baik.

Cara pembayaran juga bagian dari usaha pemasaran. Ada tempat makan yang melayani pembayaran dengan kartu kredit, kartu debit dan kartu prabayar dengan maksud menampung pelanggan sebanyak-banyaknya dengan berbagai alat pembayaran.

Pengalaman di SPBU November 29, 2008

Posted by erwinfs in Fakta & Peristiwa.
add a comment

Sudah dua kali saya mengalami hal ini. Yaitu, mengisi bensin untuk motor saya di sebuah SPBU. Saya seringnya sekali mengisi bensin mengeluarkan biaya Rp 15.000,-. Untuk dua kali terakhir ini saya selalu memberikan uang pecahan Rp 100.000,- dan dikembalikan Rp 35.000. Yang pertama adalah petugas pria dan yang kedua adalah petugas wanita yang melayani saya. Petugas memberikan kembalian Rp 35.000,- santai saja, tidak ada kesan sengaja. Saya pun menerima dengan santai, namun setelah saya terima Rp 35.000,- maka saya sampaikan bahwa uang yang saya beri ke petugas adalah Rp 100.000,-.

SPBU ini memang menjadi favorit saya karena saya mengisi ketika sudah dijalan menuju kantor. Disamping itu, SPBU-nya sudah mendapat label Pasti Pas. Petugas yang akan mengisi memang sudah baku mengucapkan “dimulai dari angka nol ya pak” dan saya juga selalu amati angka yang tertera di mesin pengisi bensin. Untuk masalah angka nol bolehlah diberi apresiasi. Namun dari segi memberikan uang kembali, nampaknya pemilik SPBU ataupun pihak manajemen perlu melakukan sosialisasi yang lebih baik kepada petugas SPBU dalam hal melayani pelanggan.

Pengalaman Beli HP Baru November 28, 2008

Posted by erwinfs in Fakta & Peristiwa.
add a comment

Bulan Oktober lalu saya membeli sebuah handphone mahal merek Sony Erricsson J120i. Saya beli di sebuah outlet yang sudah terkenal dan punya banyak cabang. Ketika membeli saya cek semua hal yang menurut saya harus dicek mulai dari menelpon, sms, radio, menu dan fungsi-fungsi lainnya. Saya juga langsung masukkan kartu Halo saya ke handphone tersebut untuk saya pakai langsung.
Ternyata setelah sampai rumah, ketika saya mau menambah daftar di buku telepon, ada tertera nomor kontak untuk isi ulang prabayar merek tertentu. Apalagi nomor kontak untuk isi ulang tersebut bukan satu perusahaan dengan kartu Halo saya. Saya kemudian curiga, jangan-jangan handphone yang saya beli sudah dipakai. Karena sudah sampai rumah, saya akan sulit memperotes hal ini. Tapi ini mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran bagi yang membaca tulisan saya ini. meksipun membeli di outlet yang sudah punya nama, tetap harus waspada.

Pengalaman Naik Taksi November 27, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
add a comment

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pengemudi taksi Bluebird nomor RB 1647 dan taksi Putra  nomor 589 atas pelayanannya terhadap ibu saya. Hari ini ibu saya menggunakan taksi tersebut untuk suatu keperluan. Ibu saya saat ini menggunakan kursi roda sehingga naik taksi mesti hati-hati dan kenyamanan dalam perjalanan juga mesti diperhatikan. Kedua sopir taksi tersebut telah memberikan respon yang baik terhadap ibu saya.

Pengalaman Buruk Beli Printer di Indocomtech November 15, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
add a comment

Jumat 14 Nopember 2008 saya datang jam 10 ke Indocomtech di JHCC. Setelah berputar-putar melihat banyak stand, saya membeli printer HP D2566 yang sedang ada promosi. Di pengumumannya, setiap membeli printer HP D2566 akan mendapat kaos gratis dan voucher Carrefour senilai 100.000 rupiah. Sebelum membeli saya tanya apakah hadiahnya bisa diambil ketika membeli printer. Petugas menjawab, untuk kaos ada, tetapi untuk voucher nunggu dulu karena baru ada jam 12.00. Saya tidak mungkin menunggu karena ada kerjaan di kantor dan ada sholat Jumat. Lalu saya tanya apakah voucher bisa diambil Sabtu atau selama pameran, dijawab petugas bisa.

Akhirnya saya putuskan untuk membeli dan sebelum membayar saya tanya lagi apakah printernya ada, ternyata petugas menjawab belum ada dan saya diminta membayar dulu. Saya tidak mau, karena tidak pasti kapan datangnya. Tak lama kemudian barang datang, akhirnya saya bayar. Tanda lunas bayar ada catatan voucher belum diserahkan.

Sabtu, 15 Nopember 2008, pulang kuliah saya ke Indocomtech. Kali ini antri. Ketika saya baru datang, saya tanya ke petugas bagaimana mekanisme mengambil voucher, dijawab antri. Lalu saya antri, panjang dan cukup lama. Ketika menjelang beberapa orang lagi untuk dapat giliran saya, tiba-tiba ada pengumuman dari salah seorang petugas bahwa voucher 100.000 rupiah sudah habis karena diperuntukkan untuk 200 pembeli pertama.

Saya heran dengan petugas, apa tidak lihat bahwa saya ataupun orang lain sudah antri lama. Enak saja dia ngomong sembarangan. Kenapa dia tidak kasih tahu di awal, kenapa dia kasih tahu setelah semakin banyak orang antri. Selama saya antri, saya bertanya dengan beberapa petugas dan jawab mereka saya diminta antri. Ini artinya voucher tersebut masih ada. Saya ingat sekali, di pengumuman yang terpampang tentang promo D2566 tidak ada ditulis “syarat dan ketentuan berlaku” ataupun “hanya untuk 200 pembeli pertama”. Ini jelas penipuan. Apalagi saya yang sudah membeli hari sebelumnya. Konsumen jelas dibohongi dengan promo gratis voucher 100.000. Saya curiga ini permainan petugas front desk saja. Karena perusahaan printer sebesar HP tidak mungkin menipu konsumennya supaya membeli printer D2566 dan kemudian ketika antri untuk mengambil hadiah dan voucher dibohongi dengan mengucap voucher sudah habis.

Tapi kalau memang ini strategi penjualan printer HP di pameran Indocomtech, protes atau kritikan saya ini tidak ada artinya dengan jutaan konsumen printer HP.

Akhirnya ketika giliran saya, hanya diganti dengan kaos. Dua orang yang antri sebelum saya juga hanya dapat kaos. Setelah saya di rumah, saya buka bungkusan kaos, ternyata ukurannya M, kecil sekali. Terlihat sekali petugas sembarang memberi, tidak melihat dulu ukuran yang tepat.

Last but not least, menjelang giliran saya di sudut lain sedang hadir mengisi acara yaitu Christian Sugiono (mudah2an tidak salah tulis) yang disebut pembawa acara sebagai duta HP. Dalam pikiran saya, HP lebih memilih untuk membayar Christian dibanding menepati janji kepada konsumen sesuai dengan promo yang tertulis. Sungguh ironis………

Telkomsel Flash Akhirnya Connect Lagi November 13, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
2 comments

Alhamdulillah, akhirnya malam ini telkomsel flash saya connect lagi tanpa harus pake menu pay as you go. Saya memang masih penasaran kenapa tidak bisa connect sampai akhirnya saya putuskan melaporkan hal ini ke customer care Telkomsel. Setelah dua kali menelepon, saya mendapat jawaban yang lebih solutif ketimbang semalam yang terkesan lepas tangan. Kali ini petugas memberi solusi bila terjadi hal-hal yang membuat tidak connect. Seharusnya memang begini customer care yang bagus, bisa memberi solusi.

Telkomsel Flash Unlimited Basic tidak Connect November 13, 2008

Posted by erwinfs in Layanan Publik.
add a comment

Semalam saya membuka telkomselflash saya. Tapi tidak juga bisa connect. Akhirnya saya telpon customer care. Jawabannya, jaringan telkomsel tidak ada masalah, dan saya diminta matikan laptop dan kemudian dinyalakan kembali. Saya sudah coba hal itu, tetapi tidak mau connect. Pagi ini saya juga mau connect tidak bisa. Saya sudah beberapa bulan ini berlangganan paket basic unlimited dan selama ini jarang sekali masalah.

Setelah saya kutak-katik, maka semalam saya ubah connection settingnya dari telkomsel internet menjadi telkomsel broadband. Ternyata connect. Kemudian muncul layar flash ketika saya klik browser, ini karena sya pake menu yang bukan basic unlimited. Lalu saya pilih menu pay as you go. Akhirnya saya pake telkomselflash menu pay as you go seharga 350 rupiah per menit. Padahal saya juga harus bayar langganan bulanan paket basic unlimited. Adakah ini kesengajaan dari telkomsel? Sebagai konsumen, saya merasa dikecewakan dengan kejadian ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.